Jenis-Jenis Akad Dalam Transaksi

Pada jenis-jenis akad dalam transaksi syariah terdapat 2 klasifikasi, yaitu :

1. ‘Ayniyyah

Yang dimaksud ‘ayniyyah adalah akad yang berhubungan dengan mendapatkan suatu benda secara fisik. Contohnya pada transaksi-transaksi seperti transaksi jual beli, hibah, sedekah, sewa-menyewa, titipan (wadiah), gadai (rahn), qard, transaksi pertukaran valuta atau money changer (sarf).

2. Ghayr ‘Ayniyyah

Yang dimaksud ghayr ‘ayniyyah adalah akad yang tidak berhubungan dengan mendapatkan fisik dari benda tersebut. Contohnya seperti agency (wakalah), garansi (kafalah).

Selain dari pada itu di dalam transaksi syariah ada 7 jenis akad yang diklasifikasikan berdasarkan objek akad dan tujuannya, yaitu :

1. ‘Uqud Al Tamlikat

Adalah akad yang tujuannya adalah memindahkan suatu hak kepemilikan benda dari satu pihak kepada pihak yang lainnya. Jenis akad ini terbagi menjadi 2 lagi, yaitu :

a. ‘Uqud Al Mu’awadat;

Adalah akad pertukaran benda antara kedua belah pihak, di mana masing-masing pihak memiliki sesuatu yang akan ditukar hak kepemilikannya kepada pihak yang lainnya, seperti transaksi jual beli dan transaksi valuta asing.

b. ‘Uqud Al Tabarru’at;

Adalah akad yang dilakukan berdasarkan keinginan dari satu pihak yang berkeinginan untuk memindahkan hak kepemilikan bendanya kepada pihak lain tanpa mendapatkan sesuatu dari pihak lainnya, contohnya adalah hibah, waqf dan sadaqah.

2. ‘Uqud Al Isqatat

Adalah akad eliminasi, contohnya seperti perceraian, memaafkan seorang pembunuh (qisas), dan membebaskan debitur dari segala hutangnya.

3. ‘Uqud Al Itlaqat

Adalah akad yang mengeliminasi larangan yang berlaku pada seseorang dan ketika akad ini terjadi larangan itu terhapus, seperti pada agency atau wakalah di mana sebelumnya seseorang dilarang melakukan suatu hal tanpa seizin pihak tertentu. Dengan adanya akad wakalah maka seorang agen dapat mewakili perusahaan atau seseorang untuk melakukan sesuatu yang sebelum adanya akad tersebut yang ada larangan untuk melakukannya.

4. ‘Uqud Al Taqyidat

Adalah akad untuk menjatuhkan larangan melakukan sesuatu kepada seseorang, contohnya seperti habisnya masa kontrak seorang agen.

5. ‘Uqud Al Syarikat

Adalah akad kerjasama, partnership untuk usaha, seperti kerjasama di dalam prinsip kerjasama dalam mengelola pertanian (muzara’ah), kerjasama di bidang pengairan tanaman (musaqah), dan kerjasama dengan prinsip bagi hasil (mudharabah).

6. ‘Uqud Al Tawthiqat

Adalah akad untuk menjamin pinjaman, contohnya pada prinsip garansi (kafalah), transfer hutang (hiwalah) dan gadai (rahn). Akad ini juga disebut dengan akad garansi (‘uqud al damanat).

7. ‘Uqud Al Isitifazat

Adalah akad yang tujuannya untuk penitipan benda berharga, contohnya safe deposit box (wadiah).

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: